Explore Zona Dewasa

Viral Cerita Seks Anal Sang Dewi 4

 Aopok.com - Dewi keluar dari kamar mandi hanya berbalutkan handuk di dada, langsung duduk di pangkuan Fredy, berhadapan dengan tempat dudukku. Kulihat Fredy agak canggung memangku Dewi dihadapanku, tapi Dewi bisa membawa diri mencairkan suasana terutama terhadap Fredy. Diciumnya kening Fredy, lalu pipinya sembil memeluk kepalanya dan menyandarkannya ke dadanya yang menonjol.

Kembali aku diliputi kecemburuan melihat kemesraan yang diberikan Dewi pada Fredy, tapi aku diam saja.
?sayang kenapa celananya sudah dipakai, kan kita belum selesai? ucapnya sambil mengelus rambut ikal Fredy yang masih bersandar di dadanya.

Agak terbata Fredy menjawab,?aku belum pernah dikulum dan dijilati seperti itu, apalagi setelah keluar sperma?
?tapi permainan lidahmu sangat pintar?
?kalo itu sering aku lakukan dengan bule tamu disini, tapi ya sebatas itu tak lebih, dan aku tidak boleh pegang pegang, Cuma jilatan jilatan seperti itu sampai mereka puas, lumayanlah mbak hasilnya bisa untuk tambah kebutuhan rumah tangga?
?kasihan sayang, ntar aku kasih yang enak ya? Dewi menghibur manja lalu mencium bibirnya.
Setelah kutunggu beberapa saat, ternyata Dewi tak juga beralih ke pangkuanku, tak mau menjadi penonton seperti kambing congek, kuambil inisiatif, kuhampiri mereka, aku berdiri di samping Dewi, kubuka resliting celanaku, kukeluarkan kejantananku dan kusodorkan ke mulut Dewi.

Dia langsung memegang penisku dan memandangku dengan senyum menggoda, lalu lidahnya mulai bekerja di kepala penisku, sambil mengocok penisku dia memasukkannya ke mulutnya, dengan segera penisku keluar masuk mulutnya.

Tangan Fredy mulai menjamah dada Dewi yang masih tertutup handuk, kutarik handuk putih yang melilit tubuhnya hingga terlepas, kini Fredy bisa dengan leluasa meraba menjelajahi buah dada Dewi yang menggantung indah menantang, diremasnya kedua bukit telanjang itu.
Dewi turun dari pangkuan Fredy dan berjongkok di depanku, Fredy ikut ikutan berdri di sampingku, kini kedua tangan Dewi memegang dan mengocok kejantanan kami berdua, gantian dia mengulum dari kiri ke kanan, kami berdua mendesis bersautan.

?jangan keluarin lagi ya? kata Dewi pada Fredy lalu meneruskan kulumannya. Meski melayani kami berdua Dewi tak tampak kesulitan, padahal kedua penis kami tidak bisa dikatakan kecil, hampir sama panjang 17 cm tapi punya Fredy diameternya sedikit lebih kecil. Dengan penuh nafsu dia mempermainkan kami dari jilatan ke seluruh bagian penis hingga kuluman memabokkan. Sekali sekali kepala penis kami bersinggungan di depan bibir Dewi, seperti berebut masuk ke mulut mungilnya. Lanjut baca!

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Viral Cerita Seks Anal Sang Dewi 4"

Posting Komentar